. @HARRPRASS: 2010
[CITA-CITAKU HANYA SATU BISA MENJADI YANG TERBAIK DARI SEMUANYA,TAK PERLU SETINGGI LANGIT TAPI SETINGGI DR YANG TERBAIK]

MY album

Jumat, 15 Oktober 2010

hamster














yang berminat hubungi 08988333039

Kamis, 06 Mei 2010

Tentang ABC


ABC kepanjangan dari "Ayo Bikers Community" ini berdiri sejak tanggal 26 juli 2007 di depok yang kini telah hampir berumur 3 tahun sejak berdiri. anggotanya sampai saat ini kurang lebih 40 anggota, yang telah melakukan ke berbagai kota. paling jauh melakukan touring ke BALI, perjalanan paling jauh yang telah di jalanin. setiap minggu k1 dan k2 malam minggu pergi ke kopdar di jalan margonda.

Sabtu, 01 Mei 2010

TENTANG 99

tempat dimana sekarang saya sekolah. lokasi sma 99 tepatnya berada di jalan cibubur 2, dekat kelurahan cibubur namun harus menempuh perjalanan yang cukup di bilang jauh, dari tahun- ke tahun 99 memiliki beberapa prestasi dari beberapa bidang, telah banyak piala dan penghargaan yang telah terpampang di lemari kaca piala. dari beberapa eskul dan kegiatan lainnya. salah satu esku yang paling menonjol adalah paskibra, eskul ini telah meraih bebrapa piala , eskul ini sangat di banggakan oleh kepala sekolah di sma 99, namun eskul yang lainnya tak kalah juga meraih beberapa prestasi seperti sepak bola yang akhir- akhir ini telah meraih juara 1. pembangunan di sama 99 juga telah mengalami perubhan dengan di tambahkannya fasilitas hot spot yang memudahkan para murid untuk belajar dan mencari informasi,

Jumat, 23 April 2010

SCIENCE

Tissue culture or tissue culture is a maintenance technique or part of the individual networks in artificial (artificial). The definition of artificial is done outside the individual. Therefore, this technique is often called the culture in vitro, as opposed to in vivo. Told in vitro (Latin, meaning "in glass") because the tissue cultured in the incubation tube or Petri dish of glass or other opaque material. Tissue culture can theoretically be done for all networks, both from plants and animals (including humans), but each network requires a specific media composition.
Implementation of these techniques require many prerequisites for supporting life of the cultured tissue. The most essential is a container and a sterile growing medium. Media is a place for networks to grow and take the nutrients that support life on the network. The growth medium provides a variety of materials necessary for living tissue and reproduce themselves.
There are two classification of growth media: the media in solid and liquid media. Solid media is generally a solid gel, such as agar. Nutrition mixed on agar. Liquid media, nutrients are dissolved in water. Liquid media can be either calm or in a state of constant motion, depending on needs.
Theoretical basis of in vitro culture is this Totipotensi.Teori believe that every part of the plant can grow .because all parts of the plant consists of a network - a network of life.
Is the technique of tissue culture propagation of plants by way of isolating the parts of plants such as leaves, buds, and grow the parts made aseptically in media-rich nutrients and growth regulators in closed containers translucent so that the plants can reproduce themselves and generations to become complete plants. The main principle is the propagation of plants using vegetative parts of plants, using artificial media was conducted in a sterile place. Tissue culture techniques at this time has developed into plant breeding techniques are very important in various plant species.

B. BASIC PRINCIPLES OF CULTURE NETWORKS
The basic principle of tissue culture

a. Cells of a multicellular organism wherever located, are virtually identical to cells derived from a single zygote because these cells (Every cell comes from a single cell).

b. Theory Totipotensi Cell (Total Genetic Potential), meaning that every cell has the genetic potential of such zygotes are able to reproduce themselves and berediferensiasi into complete plants. This theory believes that every part of the plant can grow biak.karena all parts of the plant consists of a network - a network of life.

komodo

komodo
Komodo Island is an island located in the Nusa Tenggara Islands. Komodo Island is known as a habitat for animals native Komodo dragon. This island is also the Komodo National Park which is managed by the Central Government. Komodo Island to the west of Sumbawa Island, separated by Sape Strait.

Administratively, these islands including Komodo district, West Manggarai regency, East Nusa Tenggara Province, Indonesia. Komodo Island is the most western tip of Nusa Tenggara Timur province, bordering the province of West Nusa Tenggara.

Komodo Island, Komodo dragons animals live and breed well. Until August 2009, on this island there are about 1300 male Komodo dragon. Coupled with other islands such as Pulau Rinca and Gili Motang and number of their overall reach approximately 2500 individuals. There are also around 100 dragons tail Wae Wuul Nature Reserve on the mainland island of Flores but was not included in the Komodo National Park.

Besides dragons, this island also store a variety of exotic flora Sepang wood by local people used as medicine and dye clothes, this nitak tree or sterculia oblongata in believe are useful as medicines and seeds and crispy and tasty as the peas
history

In 1910 the Dutch named the island on the south side of East Nusa Tenggara Province is nicknamed the Island of Komodo. This story begins with Lieutenant Steyn van Hens Broek who tries to prove statements about the presence of Dutch troops large animal resembling a dragon on the island. Steyn then killed a Komodo dragon and bring documentation to the Museum and Botanical Garden in Bogor to be investigated.


In 2009, the Park has been named finalist in the "New Seven Wonders of Nature" which was published in the year 2010 new through online voting at www.N7W.com

Kehidupan Manusia

Kamis, 22 April 2010

BALI

Bali adalah nama salah satu provinsi di Indonesia, dan juga merupakan nama pulau terbesar yang menjadi bagian dari provinsi tersebut. Selain terdiri dari Pulau Bali, wilayah Provinsi Bali juga terdiri dari pulau-pulau yang lebih kecil di sekitarnya, yaitu Pulau Nusa Penida, Pulau Nusa Lembongan, Pulau Nusa Ceningan, dan Pulau Serangan.

Bali terletak di antara Pulau Jawa dan Pulau Lombok. Ibukota provinsinya ialah Denpasar, yang terletak di bagian selatan pulau ini. Mayoritas penduduk Bali adalah pemeluk agama Hindu. Di dunia, Bali terkenal sebagai tujuan pariwisata dengan keunikan berbagai hasil seni-budayanya, khususnya bagi para wisatawan Jepang dan Australia. Bali juga dikenal dengan sebutan Pulau Dewata dan Pulau Seribu Pura

Geografi

Pulau Bali adalah bagian dari Kepulauan Sunda Kecil sepanjang 153 km dan selebar 112 km sekitar 3,2 km dari Pulau Jawa. Secara astronomis, Bali terletak di 8°25′23″ Lintang Selatan dan 115°14′55″ Lintang Timur yang mebuatnya beriklim tropis seperti bagian Indonesia yang lain.

Gunung Agung adalah titik tertinggi di Bali setinggi 3.148 m. Gunung berapi ini terakhir meletus pada Maret 1963. Gunung Batur juga salah satu gunung yang ada di Bali. Sekitar 30.000 tahun yang lalu, Gunung Batur meletus dan menghasilkan bencana yang dahsyat di bumi. Berbeda dengan di bagian utara, bagian selatan Bali adalah dataran rendah yang dialiri sungai-sungai.

Berdasarkan relief dan topografi, di tengah-tengah Pulau Bali terbentang pegunungan yang memanjang dari barat ke timur dan diantara pegunungan tersebut terdapat gugusan gunung berapi yaitu Gunung Batur dan Gunung Agung serta gunung yang tidak berapi yaitu Gunung Merbuk, Gunung Patas, dan Gunung Seraya. Adanya pegunungan tersebut menyebabkan Daerah Bali secara Geografis terbagi menjadi 2 (dua) bagian yang tidak sama yaitu Bali Utara dengan dataran rendah yang sempit dan kurang landai, dan Bali Selatan dengan dataran rendah yang luas dan landai. Kemiringan lahan Pulau Bali terdiri dari lahan datar (0-2%) seluas 122.652 ha, lahan bergelombang (2-15%) seluas 118.339 ha, lahan curam (15-40%) seluas 190.486 ha, dan lahan sangat curam (>40%) seluas 132.189 ha. Provinsi Bali memiliki 4 (empat) buah danau yang berlokasi di daerah pegunungan yaitu : Danau Beratan, Buyan, Tamblingan dan Danau Batur.

Ibu kota Bali adalah Denpasar. Tempat-tempat penting lainnya adalah Ubud sebagai pusat seni terletak di Kabupaten Gianyar; sedangkan Kuta, Sanur, Seminyak, Jimbaran dan Nusa Dua adalah beberapa tempat yang menjadi tujuan pariwisata, baik wisata pantai maupun tempat peristirahatan.

Luas wilayah Provinsi Bali adalah 5.636,66 km2 atau 0,29% luas wilayah Republik Indonesia. Secara administratif Provinsi Bali terbagi atas 9 kabupaten/kota, 55 kecamatan dan 701 desa/kelurahan.


Penghuni pertama pulau Bali diperkirakan datang pada 3000-2500 SM yang bermigrasi dari Asia.[3] Peninggalan peralatan batu dari masa tersebut ditemukan di desa Cekik yang terletak di bagian barat pulau.[4] Zaman prasejarah kemudian berakhir dengan datangnya ajaran Hindu dan tulisan Sansekerta dari India pada 100 SM.[rujukan?]

Kebudayaan Bali kemudian mendapat pengaruh kuat kebudayaan India, yang prosesnya semakin cepat setelah abad ke-1 Masehi. Nama Balidwipa (pulau Bali) mulai ditemukan di berbagai prasasti, diantaranya Prasasti Blanjong yang dikeluarkan oleh Sri Kesari Warmadewa pada 913 M dan menyebutkan kata Walidwipa. Diperkirakan sekitar masa inilah sistem irigasi subak untuk penanaman padi mulai dikembangkan. Beberapa tradisi keagamaan dan budaya juga mulai berkembang pada masa itu. Kerajaan Majapahit (12931500 AD) yang beragama Hindu dan berpusat di pulau Jawa, pernah mendirikan kerajaan bawahan di Bali sekitar tahun 1343 M. Saat itu hampir seluruh nusantara beragama Hindu, namun seiring datangnya Islam berdirilah kerajaan-kerajaan Islam di nusantara yang antara lain menyebabkan keruntuhan Majapahit. Banyak bangsawan, pendeta, artis, dan masyarakat Hindu lainnya yang ketika itu menyingkir dari Pulau Jawa ke Bali.

Orang Eropa yang pertama kali menemukan Bali ialah Cornelis de Houtman dari Belanda pada 1597, meskipun sebuah kapal Portugis sebelumnya pernah terdampar dekat tanjung Bukit, Jimbaran, pada 1585. Belanda lewat VOC pun mulai melaksanakan penjajahannya di tanah Bali, akan tetapi terus mendapat perlawanan sehingga sampai akhir kekuasaannya posisi mereka di Bali tidaklah sekokoh posisi mereka di Jawa atau Maluku. Bermula dari wilayah utara Bali, semenjak 1840-an kehadiran Belanda telah menjadi permanen, yang awalnya dilakukan dengan mengadu-domba berbagai penguasa Bali yang saling tidak mempercayai satu sama lain. Belanda melakukan serangan besar lewat laut dan darat terhadap daerah Sanur, dan disusul dengan daerah Denpasar. Pihak Bali yang kalah dalam jumlah maupun persenjataan tidak ingin mengalami malu karena menyerah, sehingga menyebabkan terjadinya perang sampai mati atau puputan, yang melibatkan seluruh rakyat baik pria maupun wanita termasuk rajanya. Diperkirakan sebanyak 4.000 orang tewas dalam peristiwa tersebut, meskipun Belanda telah memerintahkan mereka untuk menyerah. Selanjutnya, para gubernur Belanda yang memerintah hanya sedikit saja memberikan pengaruhnya di pulau ini, sehingga pengendalian lokal terhadap agama dan budaya umumnya tidak berubah.

Jepang menduduki Bali selama Perang Dunia II, dan saat itu seorang perwira militer bernama I Gusti Ngurah Rai membentuk pasukan Bali 'pejuang kemerdekaan'. Menyusul menyerahnya Jepang di Pasifik pada bulan Agustus 1945, Belanda segera kembali ke Indonesia (termasuk Bali) untuk menegakkan kembali pemerintahan kolonialnya layaknya keadaan sebelum perang. Hal ini ditentang oleh pasukan perlawanan Bali yang saat itu menggunakan senjata Jepang.

Pada 20 November 1940, pecahlah pertempuran Puputan Margarana yang terjadi di desa Marga, Kabupaten Tabanan, Bali tengah. Kolonel I Gusti Ngurah Rai, yang berusia 29 tahun, memimpin tentaranya dari wilayah timur Bali untuk melakukan serangan sampai mati pada pasukan Belanda yang bersenjata lengkap. Seluruh anggota batalion Bali tersebut tewas semuanya, dan menjadikannya sebagai perlawanan militer Bali yang terakhir.

Pada tahun 1946 Belanda menjadikan Bali sebagai salah satu dari 13 wilayah bagian dari Negara Indonesia Timur yang baru diproklamasikan, yaitu sebagai salah satu negara saingan bagi Republik Indonesia yang diproklamasikan dan dikepalai oleh Sukarno dan Hatta. Bali kemudian juga dimasukkan ke dalam Republik Indonesia Serikat ketika Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia pada 29 Desember 1949. Tahun 1950, secara resmi Bali meninggalkan perserikatannya dengan Belanda dan secara hukum menjadi sebuah propinsi dari Republik Indonesia.

Letusan Gunung Agung yang terjadi di tahun 1963, sempat mengguncangkan perekonomian rakyat dan menyebabkan banyak penduduk Bali bertransmigrasi ke berbagai wilayah lain di Indonesia.

Tahun 1965, seiring dengan gagalnya kudeta oleh G30S terhadap pemerintah nasional di Jakarta, di Bali dan banyak daerah lainnya terjadilah penumpasan terhadap anggota dan simpatisan Partai Komunis Indonesia. Di Bali, diperkirakan lebih dari 100.000 orang terbunuh atau hilang. Meskipun demikian, kejadian-kejadian di masa awal Orde Baru tersebut sampai dengan saat ini belum berhasil diungkapkan secara hukum.[5]

Serangan teroris telah terjadi pada 12 Oktober 2002, berupa serangan Bom Bali 2002 di kawasan pariwisata Pantai Kuta, menyebabkan sebanyak 202 orang tewas dan 209 orang lainnya cedera. Serangan Bom Bali 2005 juga terjadi tiga tahun kemudian di Kuta dan pantai Jimbaran. Kejadian-kejadian tersebut mendapat liputan internasional yang luas karena sebagian besar korbannya adalah wisatawan asing, dan menyebabkan industri pariwisata Bali menghadapi tantangan berat beberapa tahun terakhir ini.